Ingin Melihat Secara Langsung Tanggungjawab Perusahaan Kepada Masyarakat, Komisi VIII DPR RI Bertemu Freeport

Suasan pertemuan Komisi VIII DPR RI dengan manajemen PT Freeport Indonesia dengan perwakilan pemerintah kabupaten Mimika, di Rimba Papua Hotel/Foto : Istimewa

TIMIKA,(timikabisnis.com) – Ingin melihat dan memastikan sejauh mana perhatian dan tanggungjawab perusahaan kepada masyarakat setempat, Komisi VIII DPR RI pada , Rabu (15/9/2021) berkunjung ke PT Freeport Indonesia (PTFI)  di kabupaten Mimika,Papua.

“Tadi kita sudah melihat pemaparan dari pihak PTFI.  Alhamdullilah, dari PTFI sudah banyak memberikan kontribusi terhadap masyarakat Papua secara khusus,bahkan se Indonesia,”jelas Ketua Rombongan DPR – RI Komisi VIII, Yang berkunjung Ke Mimika, Drs.H. Samsung Niang,M.Pd. saat ditemui wartawan di Hotel Rimba Papua, Rabu (15/09/2021).

Dikatakan Samsung bahwa, pihaknya berharap untuk kedepan PTFI lebih berinovasi dalam rangka tanggungjawab sosial perusahaannya pada bidang pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan membantu pemberdayaan manusia terutama masyarakat miskin yang ada di daerah Papua, supaya sinergi dengan visi misi Bapak Presiden dalam rangka pengentasan kemiskinan.

“Harapan  kita seperti  itu dan arahnya sudah kesitu,Kata Samsung.

Lanjutnya, Dengan anggaran yang besar namun tidak didukung dengan peraturan daerah, maka inilah yang menjadi  haraon kita dan mendorong dan harapan kita Pemerintah Daerah agar secepatnya mendorong ada perda  dalam rangka untuk mengatur  tanggungjawab sosial yang ada di PTFI.

“Supaya jelas dan konkrit  bantuan  tanggungjawab sosial begitu,”jelasnya.

Samsung ingin memastikan penerimaan bantuan apakah  ada temuan atau tidak, kesesuaian data  di Papua dan Timika khususnya.

Sekarang  ini kementrian sosial melakukan  verifikasi data  dalam rangka untuk  memvalidasikan semua data yang ada di Indonesia,  dan tentu  kunjungan kita ke Mimika untuk mengecek  langsung tentang validasi data  untuk masuk  SNG s ek enji, dalam rangka untuk memantapkan  bantuan terutama  program bantuan harapan  dan bantuan  pangan non tunai itu semua  yang  betul-betul menerima   adalah warga miskin.

“Penerima manfaat itu betul-betul sesuai dengan yang kita harapkan begitu.itu yang ingin kita tinjau langsung,”tuturnya. (**tim)

Administrator Timika Bisnis