Timika (timikabisnis) – Sejumlah Anggota Bapemperda DPRD Mimika mengusulkan agar DPRD periode ini dapat menyusun perda inisiatif sehingga ada hasil karya dewan sendiri dari sisi aturan yang berlaku di daerah ini kedepan.
Ketua Bapemperda DPRD Mimika, Karel Gwijangge kepada wartawan usai sidang Bapemperda, Jumat (11/6) menuturkan hampir sebagian besar anggota Bapemperda menginginkan dewan kali ini harus berbeda dengan sebelummya, dimana dewan dapat menyusun dan membuat perda baik perda sosial kemasyarakatan maupun perda pajak/ retribusi.
“Melalui hasil karya yang dihasilkan dewan maka Bapemperda terus mendorong teman-teman dewan untuk mengkaji isu-isu yang bisa dikemas menjadi sebuah perda. Hari ini kami rapat dan semangat teman-teman dewan luar biasa. Kami akan lihat sama-sama peluang mana yang bisa kami angkat, kaji, dan kami kemas menjadi perda usul inisiatif dewan,” kata Karel.
Tentu untuk mewujudkan usul inisiatif ini membutuhkan dana, sementara anggaran masih melekat pada dewan. Dengan adanya kegiatan seperti ini setidaknya Bapemperda mendapat porsi anggaran, ketika teman- teman turun ke lapangan, studi banding, membuat kajian ilmiah tentu kerjasama dengan perguruan tinggi maka butuh biaya yang tidak sedikit,
Tapi karena semangat teman-teman dewan mari mulai dulu dan tunjukan karya-karya sebagai anggota dewan kepada rakyat Kabupaten Mimika.
Dengan usul inisiatif ini diharapkan Kabupaten Mimika punya banyak Perda yang dibuat oleh dewan sendiri.
Soal jumlah perda di Kabupaten Mimika sudah berapa banyak Karel menuturkan sudah sekitar 200 lebih perda. dari jumlah yang ada ini ada juga perda yang belum sama sekali diterapkan di masyarakat. (don)

